Terdapat yang berkata, perempuan dapat dikatakan Muslimah sejati apabila dia jadi wujud yang mulia dikala jutaan perempuan terhina. Dia senantiasa bertahan dalam syariat Islam,

kala para perempuan besar hati mengumbar syahwatnya. Akhlak perempuan teladan yakni melindungi kehormatan.

Tetapi, sangat disayangkan. Kenyataannya sedikit sekali seseorang muslimah yang sanggup mencapai prestasi gemilang bagaikan Muslimah sejati. Tetapi, tidak terdapat kata terlambat buat jadi lebih baik serta berupaya memperoleh gelar kemuliaan itu. Berikut ini krietria Muslimah sejati dalam Islam:

1. Dengan Iman yang Kuat

Keimanan yang kokoh dan dalam terhadap apa saja yang datangnya dari Allah SWT serta Rasul-Nya pantas dikatakan bagaikan kriteria utama muslimah sejati. Keimanan itu yang sanggup meneguhkan hati Muslimah sehingga tegar mengalami tes.

Pahitnya tes melebur dengan manisnya iman. Tetap bersemayam dalam dadanya. Dapat dikatakan apabila tanpa terdapatnya iman yang dalam ini tidak bisa jadi seseorang perempuan jadi muslimah sejati.

2. Tunduk serta Patuh terhadap Perintah Allah serta Rasul- Nya serta Menghindari Larangan- Nya

Perihal ini telah pasti hendak dijalani oleh Muslimah yang mengetahui syariat. Allah SWT juga berfirman menimpa perihal ini,

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah dia Telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. al-Ahzab [33]: 36)

3. Senantiasa Tawazun( Sepadan serta Handal) dalam Seluruh Urusannya

Disamping perempuan jadi seseorang anak yang menghormati ibu dan bapaknya, dia pula wajib dapat mematuhi perintah suaminya, dan sanggup mendidik anak-anaknya. Membagi waktu dalam perihal ini tidaklah perihal yang gampang. Hingga, Muslimah sejati yakni mereka yang sanggup mengendalikan waktunya dengan tawazun, tanpa mendzalimi dan kurangi kewajibannya. Senantiasa taat pada suami serta ibu dan bapaknya.

4. Mempunyai Semangat serta Giat Menuntu Ilmu

Walaupun sudah berkeluarga ataupun apalagi padat jadwal dengan perihal yang lain, semangat Muslimah sejati tidak hendak sempat surut. Terlebih dalam perihal menuntut ilmu. Sebab perempuan hendak jadi sekolah mula-mula untuk anak-anaknya, hendaklah dia memadai pribadinya dengan ilmu serta akhlak mulia.

5. Gemar Dakwah serta Sedekah

Banyaknya zona kehidupan yang memanglah lebih pas ditangani langsung oleh muslimah, menimbulkan kedudukan dakwah sangatlah dibutuhkan. Hingga, bagaikan fakta keimanannya Muslimah juga tidak cuma hanya berdialog (dakwah) saja, butuh terdapatnya aplikasi, kerja nyata. Semacam halnya bersedekah.

Tetapi, Insya Allah bisa ditentukan bila seorang sanggup berdakwah berarti dia sudah bersedekah. Kenapa dapat semacam itu?

Semacam dikenal, bila dakwah menuntut waktu, tenaga dan harta. Bila prinsip orang-orang yang berdakwah semacam berniaga, bisa jadi takan sempat hingga ilmu itu ke jaman saat ini.

6. Melindungi Iffah serta Izzah

Iffah serta izzah merupakan akhlak paling tinggi yang dicintai oleh Allah SWT. Melakukannya bukan sesuatu perihal yang gampang. Tetapi, tidak susah pula apabila telah jadi komitmen yang kokoh, dan diniatkan lillahita’ ala. Melindungi kesucian diri tidak cuma sebatas yang terutama tidak berzina. Tetapi memanglah menjauhkan diri dari sesuatu perihal yang mendekati zina. Semacam ikhtilat terlebih khalwat.

Muslimah itu sangat istimewa, tetapi terdapat satu kekurangannya. Terkadang pribadinya kurang ingat, bila dia bergitu berharga.