Sahabat LH, baju muslimah sama semacam busana yang lain membutuhkan perawatan yang spesial supaya awet serta tidak cepat rusak, baik rusak sebab koyak ataupun berlubang, ataupun pula rupanya yang pudar serta terserang bercak. Memanglah membeli baju muslimah baru merupakan salah satu pemecahan instan buat memperoleh kembali koleksi busana muslimah Kamu yang segar, tetapi bila Kamu dapat menjaganya hingga alokasi dana yang hendak digunakan buat membeli baju dapat ditabung ataupun digunakan buat perihal yang lain, sehingga lebih hemat.

Sahabat LH kalau baju muslimah bila dilihat dari biayanya condong lebih mahal? Perihal ini sebab memanglah banyak para desainer yang membuat busana muslimah syar’ i ini dengan model yang berbeda sehingga bayaran pembuatannya juga berbeda. Tidak hanya itu sebab busana muslimah ini biasanya berdimensi lebih panjang sehingga memerlukan bahan yang lebih banyak serta pula waktu pembuatan lebih lama. Oleh sebab itu, menjaga baju muslimah koleksi Sahabat LH merupakan jalur terbaik.

buat mengirit sehingga awet serta tidak memerlukan budget yang kerap buat membelinya.

Tetapi apa yang terjalin bila baju muslimah Kamu rusak? Ya terpaksa membeli baru, terlebih jika kerusakannya telah besar serta sulit buat diperbaiki. Nah biar perihal itu tidak terulang pada koleksi busana muslimah Kamu, berikut ini kami uraikan 6 perihal utama yang kerap berdampak baju muslimah Kamu cepat rusak, sehingga Kamu dapat menghindarinya.

1. Perawatan Terhadap Seluruh Tipe Baju Muslimah Itu Sama

Banyak teman muslimah yang menyangka kalau seluruh tipe baju muslimah merupakan sama, serta cara perawatannya juga sama. Umumnya yang berpikiran semacam ini hendak memperlakukan seluruh pakaiannya dengan sama, mencucinya dalam satu kali cucian di mesin mencuci, menjemurnya, menyeterikanya, serta sebagainya. Sehabis dicoba sebagian kali barulah kaget dikala dilihat nyatanya terdapat pakaiannya yang rusak.

Perawatan terhadap tiap-tiap baju muslimah merupakan berbeda, bergantung dari tipe bahan pembuatnya. Sahabat LH bisa memilah baju yang hendak dicuci setimpal dengan material bahannya sehingga nantinya bahan yang halus tidak hendak rusak. Misalkan baju dari bahan jersey serta kaos janganlah dicampur dengan cucian baju dari bahan jeans yang agresif. Sebab bahan jeans hendak menggesek bahan kaos dikala pencucian serta menjadikannya gampang rusak.

Tidak hanya itu, pemisahan baju pada saat pencucian pula dicoba dengan melihat corak pakaiannya. Janganlah Sahabat menggabungkan baju putih bersih dengan baju bercorak hitam serta gampang luntur, sebab pada dikala pencucian nanti terdapat mungkin deterjen yang digunakan hendak melarutkan corak sehingga bukannya baju putih hendak meningkat putih, tetapi malah tercampur dengan corak hitam hasil lunturan baju bercorak.

Perihal lain merupakan dikala menyeterika. Janganlah teman memukul rata kalau seluruh tipe baju memakai seterika dengan panas yang sama. Perihal ini jangan dicoba, sebab kan mengganggu baju yang memiliki tekstur halus serta gampang rusak. Apalagi bahan baju muslimah dari bahan kaos tertentu semacam jersey tidak butuh diseterika, sebab memanglah tidak mudah kusut.

2. Asal Dalam Membeli Deterjen

Untuk yang tidak berwaspada umumnya hendak membeli deterjen ataau sabun buat cuci baju asal saja. Perhatikan baik-baik guna dari deterjen tersebut, yang umumnya telah terdapat di kemasannya. Jangan tertukar buat membeli deterjen buat pelembut dengan deterjen buat melenyapkan bercak, sebab hendak parah dampaknya. Seleksi deterjen yang setimpal, buat pakaian putih dapat mengenakan deterjen yang spesial memiliki bleaching. Sebaliknya buat yang bercorak dapat memilah yang biasa. Apalagi terdapat pula deterjen yang dapat menjaga corak baju senantiasa semacam semula.

Dikala ini banyak ada merek deterjen, seleksi yang sangat setimpal. Jangan cuma sebab biayanya murah ataupun sebab terdapat iming-iming piring menawan di dalamnya. Opsi wujudnya juga pula bermacam-macam, terdapat yang berupa bubuk, cair maupun krim. Ada pula deterjen spesial mesin mencuci maupun yang dicuci tangan. Seluruh bergantung pilihanmu buat bijak dalam memutuskan yang sangat setimpal dengan kebutuhan mencucimu. Terakhir, pakai pewangi baju seperlunya buat melindungi kesegaran baju.

3. Memakai Air Panas Buat Mencuci

Untuk yang memiliki baju dengan bercak membandel umumnya salah satu jurus akhir buat melenyapkan bercak merupakan dengan mencucinya memakai air panas. Perihal ini memanglah bisa dicoba, namun perhatikan pula bahan baju yang hendak dicuci. Terdapat banyak bahan baju yang tidak dapat dicuci dengan memakai air panas, sebab hendak mengganggu tekstur serat kain. Tidak hanya itu dengan mencuci memakai air panas, corak hendak lebih gampang pudar. Nanti bukannya bercak saja yang lenyap, namun sebagian corak di baju pula lenyap sehingga yang tertinggal cumalah baju pudar serta tidak layak buat dipakai lagi. Sayang kan?

4. Menjemur Seluruh Baju Muslimah di Dasar Cahaya matahari

Kesalahan berikutnya merupakan menjemur seluruh baju muslimah yang teman punyai di dasar terik matahari langsung.

Baju muslimah yang memiliki motif cerah hendaknya dijemur dengan sistem angin-anginkan saja di tempat yang teduh. Perihal ini disebabkan bila dijemur dibawah cahaya matahari langsung, corak baju hendak lebih kilat pudar serta kesimpulannya jadi kumal. Sementara itu busana muslim ini masih baru, sayang sekali bukan? Sementara itu lumayan dengan diangin-anginkan saja sampai kering. Terlebih dengan keadaan cuaca saat ini yang terus menjadi panas, insya Allah dalam temperatur wajar baju hendak kering bila diangin-anginkan dekat setengah hari saja.

5. Menyeterika Seluruh Baju Muslimah dengan Setelan panas Yang Sama

Menyeterika memanglah meletihkan ya Sahabat LH? Terlebih bila dicoba seminggu sekali. Nah umumnya yang begini hendak menyeterika dengan kilat serta tidak hendak mengecek panas perlengkapan seterika baju yang digunakan. Yang berarti telah panas, hingga seluruh baju hendak diseterika secara kilat.

Perihal ini hendaknya jangan dicoba, sebab tiap-tiap bahan baju memiliki ketahanan panas yang berbeda. Terdapat yang cuma memerlukan panas sedikit saja telah licin, terdapat yang perlu panas besar untk melicinkannya. Nah oleh sebab itu, dikala mula-mula kali menyeterika baju muslimah, memilih dari tipe bahan yang memiliki ketahanan panas rendah, serta setel temperatur seterika ke temperatur yang rendah. Sehabis berakhir, barulah dinaikkan ke temperatur yang lebih besar. Serta seterusnya hingga dengan busana terakhir.

6. Sistem Menaruh Baju Muslimah yang Tidak tepat

Terakhir merupakan sistem penyimpanan busana muslimah yang tidak pas. Tidak pas disini merupakan sistem menyimpannya yang setimpal sehingga pada dikala hendak memanfaatkannya, teman hendak menciptakan baju senantiasa licin serta siap digunakan.

Semacam contohnya merupakan pada tipe busana muslimah yang dibuat dari katun yang agak sulit diseterika. Busana tipe ini lebih baik ditaruh dengan sistem digantung di gantungan pakaian supaya senantiasa licin serta tidak kusut dalam penyimpanan. Sedangkan jilbab-jilbab model segiempat ataupun hijab praktis dari bahan jersey lebih sesuai buat dilipat serta dimasukkan ke dalam lemari, sebab bahan ini tidak gampang kusut.

Demikianlah Sahabat LH muslimah 6 kerutinan yang salah dalam menjaga baju muslimah yang kerap terjalin serta menjadikan baju tersebut gampang rusak serta kusut. Mudah-mudahan berguna, serta masih banyak panduan muslimah menarik yang lain di elhafashion.com